Al-Qur'an

Listen to Quran

Sabtu, 07 November 2009

ARTI SEBUAH SYAHADAT



Syahadat adalah sebuah pengakuan yang mutlak di yakini oleh setiap umat ISLAM, namun jika kita lihat orang-orang yang mengaku dirinya ISLAM sudahkah memuliakan arti syahadat itu sendiri? atau hanya sekedar bacaan shalat yang terucap di bibir saja.

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan ALLAH mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab, "Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, "Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini." (QS. AL-A'RAF (7) : 172)

Ketegasan dalam bersyahadat harus dimiliki oleh setiap diri seorang muslim yang beriman. Arti dari sebuah syahadat adalah :

· syahadatain adalah sebuah kunci dalam ISLAM. (47:19)(21:25)

"miftahuljannah Laa ilaaha illallaah"

(kunci menuju surga adalah laailaahaillallaah)

Tiada Tuhan selain ALLAH.

· Intisari dari Ajaran Islam/untuk mencintai ALLAH diatas apapun

· Asasul intilab (Dasar reformasi total/perubahan) (6:122)(13:11)

· penekanan dakwah yang pertama/Hakikat Dakwah Rasul

. Keutamaan yang besar

Keutamaan dari sebuah syahadat adalah,...

1. Dijauhkannya dari segala marabahaya

2. suatu pernyataan cinta kepada ALLAH dan Rasulullah

3. Kunci terbukanya ridha ALLAH

4. Sebagai warna yang terpancarkan dalam diri setiap muslim.

"ALLAH mengatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Dia; (demikian pula) para malaikat dan orang berilmu yang mengakkan keadilan, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. Sesungguhnya agama di sisi ALLAH ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa ingkar terhadap ayat-ayat ALLAH, maka sungguh, ALLAH sngan cepat perhitungan-Nya." (QS. ALI IMRAN (3) : 18-19)

Yang membatalkan sebuah syahadat adalah ketika kita mencintai sesuatu melebihi kecintaan kita terhadap ALLAH dan 3 kali tidak shalat Jum'at karena alasan yang tidak ada dalam syari'at. Dan tahukan kawan, ketika syahadat itu terbatalkan atau dengan kata lain runtuh, semua amalan yang telah dilakukan akan hancur. Maka amat sangat merugilah setiap umat ISLAM yang tidak memiliki ketegasan dalam mengucapkan syahadat.

bagaimana menjaga syahadat itu sendiri?

pengakuan kita terhadap ALLAH SWT sebagai satu satunya zat yang patut di sembah serta Muhammad SAW sebagai rasul ALLAH adalah tanda ikrar atas sami'na wa attho'na (kami mendengar dan kami mentaati) segala perintah dan larangan yang dijauhi yang telah ditentukan oleh ALLAH SWT. Salah satu cara menjaga ketegasan sebuah syahadat yang selalu kita ucapkan dalam shalat adalah melaksanakan selalu ibadah andalah selain ibadah ibadah wajib.

contoh :

seorang sahabat Rasulullah, Usman bin Affan sangat menyukai membaca Al-Qur'an, ketika ia berada dalam suatu goncangan atau persoalan yang dapat menurunkan tingkat keimanannya, beliau selalu melantunkan ayat-ayat ALLAH dalam keadaan apapun. Karenanya pada masa beliau, Al-Qur'an dibukukan sebagai tanda begitu cintanya beliau terhadap ayat ayat suci tersebut.

Entah shalat malam, shalat Duhha, Shalat rawatib, shaum sunnah, I'tikaf, atau apapun pasti ada suatu kesukaan dan cinta terhadap ibadah tersebut karena keistimewaan yang dimiliki oleh setiap ibadah tersebut.

"Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Laa ilaaha illallaah" (Tidak ada Tuhan selain ALLAH), mereka menyombongkan diri." (QS. AS-SAFFAT (37) : 35)

"Maka ketahuilah, bahwa tidak ada tuhan (yang patut disembah) selain ALLAH, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan ALLAH Maha Mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu" (QS. MUHAMMAD (47) : 19)

Teman-temanku, maka dari sekrang kita sebagi umat muslim harus memiliki ketegasan dalam bersyahadat dengan menjalankan syariat Islam dimanapun kita berdiri, dan selalu melaksanakan ibadah ibadah andalan kita sebagai suatu penjagaan iman yang terus berfluktuasi atau turun naik karena perkembangan keadaan yang kita tidak ketahui akhirnya. gak mau kan kalau ibadah yang kita tabung untuk di akhirat tiba tiba hancur begitu saja karena rasa cinta yang berlebihan terhadap selain ALLAH. ma'aannajah dalam beribadah!! Wallahu'alam bishawab.

semoga bermanfa'at, Alhamdulillah.. syukran..

Nurul Madiniyah

Kajian Mentoring Formasi SMA 81 JAKARTA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar